Akhirnya aku bisa memenuhi harapanku selama ini,
yaitu mengunjungi Areal makam bung karno yang penuh dengan nilai-nilai sejarah
dan semangat kebangsaan.
Aku
sangat ingat bagaimana penjelasan sosok bung karno yang begitu besar jasanya
terhadap bangsa ini, Saat itu dijelaskan oleh Ibu Yuyun Yunani ketika aku kelas 5 SD. Setelah itu aku sangat tertarik mempelajari
sejarah, terlebih para sosok teladan Indonesia.
Sebelum
memasuki gerbang utama, tepat di sepanjang jalan kita akan menemukan berbagai
macam oleh-oleh khas blitar, seperti pernak-pernik, baju, dan makanan khas
blitar.
Setelah
memasuki gerbang utama, ada petugas jaga yang sudah siap menyambut para
pengunjung dengan sangat ramah, sambil kita mengisi buku pengunjung.
Di
sebelah barat kita bisa menjumpai ada sebuah gong yang sangat besar, namanya
adalah ‘Gong Perdamaian’, yang menandakan perdamaian antar Negara di seluruh
dunia. Lalu, di sebelah utara kita bisa berziarah ke Makam bung karno yang
berada di areal pendopo, yang bersebelahan dengan sebuah Mushola yang
sangat tertata rapi.
Kemudian,
ke sebelah selatan kita bisa mengunjungi 2 tempat sekaligus, yaitu Perpustakaan
dan Museum bung karno. Di perpustakaan kita bisa membaca berbagai macam buku,
mulai dari buku bahasa, sejarah dan lain sebagainya. Tak kalah dengan
perpustakaan, museum juga menyimpan banyak peninggalan bersejarah, seperti
senjata saat perang, jas yang beliau gunakan saat di penjara, dan yang tak
dapat dilupan adalah bendera sang saka
merah putih yang pertama kali dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan Indonesia,
yang di jahit oleh ibu Negara fatmawati. Terlebih, saya terharu ketika membaca
keterangannya bahwa saat pembuatan bendera, beliau mengambil warna merah dari
kain kembennya, sedang warna putih dari mukenanya. Sungguh perjuangan para
pahlawan yang patut diteladani oleh kita semua selaku generasi penerus bangsa
ini. Oleh karena itu, mari kenali dan cintai sejarah Indonesia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar